Cara Mengatasi Anak Yang Sulit Makan dan Tidak Suka Makan Sayur

Cara Mengatasi Anak Yang Sulit Makan dan Tidak Suka Makan Sayur

Bunda Sering Mengalami Anak Yang Sulit Makan??

Cara Mengatasi Anak Yang Sulit Makan – Segala gangguan makan pada anak pasti ada penyebabnya contohnya anak tidak mau makan sayur atau suka mengemut makanan saat makan. Mungkin terjadi karena ketidak siapan anak untuk menjalani pola makan yang benar atau bisa jadi karena kesalahan diawal pengenalan makanan pada anak.

Sulit makan juga dapat terjadi karena si kecil tidak mendapatkan contoh dari lingkungan sekitar cara makan dan kebiasaan makan yang baik dan benar. Bila bunda membiasakan anak makan sambil berjalan-jalan atau bermain akan membuat si kecil tidak tahan duduk di meja makan dan akan sulit berkonsentrasi pada makanannya.

Tahukah bunda ternyata dengan membiasakan makan sambil jalan-jalan dapat membuat makanan tercemar debu, virus, bakteri sehingga dapat menimbulkan penyakit.

Lalu Bagaimana Cara Agar Anak Mau Makan??

Cara Mengatasi Anak Yang Sulit MakanYang penting ciptakanlah suasana makan yang menyenangkan bagi anak. Jika anak sulit makan terutama dengan sayur sebaiknya biasakan makan bersama dan mengenalkan anak dengan berbagai makanan yang didalamnya terdapat sayuran walaupun perbandingannya lebih sedikit dari bahan yang lainnya.

Selain itu bunda juga dapat menciptakan kreasi makanan dengan bentuk yang lucu-lucu agar anak senang dan bersemangat untuk makan. Jangan lupa setiap hari hadirkanlah makanan dengan bentuk yang berbeda-beda agar anak tidak bosan.

 

 

 

 

Deteksi Alergi Anak Pada Makanan Sejak Dini

Alergi anak dapat diketahui dari reaksi yang ditimbulkannya, ada yang berupa gatal-gatal atau kemerahan pada kulit anak. Ada juga yang tidak timbul pada kulit tapi terjadi pada kondisi fesesnya menjadi terlihat lebih cair dan adapula yang sulit buang air besar.

Setiap anak memang memberikan respon yang berbeda pada gejala alergi, oleh karena itu bunda harus lebih mengenali apakah anak mengalami reaksi yang tidak wajar pada anak setelah mengkonsumsi makanan yang ia makan.

Kenali Juga Alergi Protein Susu Sapi Pada Anak

Gejala susu sapi hampir sama dengan gejala alergi makanan, bisa menyerang kulit, saluran cerna serta saluran pernapasan. Gejala yang biasa terjadi adalah gatal-gatal pada kulit, asma, dermatitis atau eksem kulit dan gangguan saluran pernapasan.

Reaksi alergi yang dialami mungkin terjadi sebelum 45 menit setelah anak minum susu sapi gejala yang timbul yaitu timbul bintik merah seperti campak atau gatal pada kulit dan gangguan pernapasan, ada pula reaksi yang timbul antara 45 menit hingga 20 jam setelah mengkonsumsi susu sapi gejala yang timbul adalah muntah atau diare. Sedangkan reaksi yang terlihat setelah lebih dari 20 jam setelah minum susu adalah diare, sulit buang air besar dan gangguan pada kulit.

Namun jika anak alergi terhadap susu sapi bukan berarti anak juga alergi pada daging sapi ya Bunda..

Intinya selalu berikan nutrisi yang terbaik untuk anak dan kenali kondisi juga alergi anak jika mengalami gejala yang tidak pada biasanya.

Pastikan makanan yang diberikan sehat dan bersih dari bakteri. Jangan lupa untuk selalu konsultasikan kepada dokter anak.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.