Anak Malas Ibadah, Apa Yang Harus Dilakukan Para Orang Tua??

Anak Malas Ibadah, Apa Yang Harus Dilakukan Para Orang Tua??

Anak Malas Ibadah – Mengajarkan anak untuk belajar sholat sejak dini merupakan perbuatan yang sangat terpuji dan sudah menjadi kewajiban setiap orang tua. Jika anak rajin beribadah akan menimbulkan rasa bangga tersediri untuk para orang tua. Namun bagaimana jika justru anak malas untuk beribadah.

Apalagi di zaman sekarang ini sudah banyak sekali anak yang kecanduan gadget, akan menjadi semakin sulit jika kita tidak mengajarkan ibadah kepada mereka sejak dini. Memang pada usia anak-anak yang belum baligh sebenarnya belum diwajibkan untuk mengerjakan ibadah seperti sholat dan puasa.

Namun mendidik mereka dengan kebiasaan yang baik merupakan kewajiban kita sebagai orang tua. Tentu saja kebiasaan baik akan membawa mereka dalam perbuatan baik pula dan tidak sulit untuk mereka menjalankannya jika kelak sudah dewasa.

Sebagaimana yang diriwayatkan dalam sebuah hadist dari Abu Daud, Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam memerintahkan kepada para orang tua agar menyuruh anak-anaknya sholat ketika mereka berusia tujuh tahun, padahal itu belum baligh sebagai bentuk pembelajaran, kemudian membolehkan para orang tua memukul mereka jika meninggalkan sholat saat usia mereka sudah baligh.

Tentu saja ini menunjukkan bahwa kebiasaan beribadah harus ditumbuhkan pada diri anak sedini mungkin, seperti mulai membacakan ayat-ayat al-qur’an saat ia masih bayi agar telinganya terbiasa dengan baca-bacaan ayat-ayat suci dan lama-kelamaan anak akan tertarik dan bahkan bisa jadi mereka menjadi hafal dengan sendirinya karena bunda sering membacakan ayat-ayat al-qur’an yang dibacakan secara terus menerus setiap harinya.

Sama juga dengan ibadah lainnya, puasa juga merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan jika anak sudah baligh. Dibandingkan sholat, puasa mungkin dirasa lebih berat dari pada sholat. Karena anak biasanya lebih suka makan dan jajan. Para sahabat Nabi dulu juga mendidik dan mengajarkan anak-anaknya untuk berpuasa.

Namun jika ada diantara mereka yang menangis karena lapar, berikanlah mereka mainan agar bisa melupakannya. Tapi tidak ada yang memaksa anaknya dengan kekerasan supaya mereka mau berpuasa, karena sesungguhnya anak-anak memang belum wajib berpuasa.

Ada beberapa cara yang harus dilakukan para orang tua saat anak malas ibadah :

1. Berikan teladan atau contoh sebelum memerintah

Sebelum orang tua memberikan perintah kepada anak untuk beribadah sholat ataupun puasa, sebaiknya berikan mereka contoh atau teladan bahwa kedua orang tuanya pun melakukan apa yang diperintahkan kepadanya. Tentu anak yang sudah mulai mengerti akan protes kepada orang tua jika ayah dan bunda tidak melaksanakan ibadah kenapa ia juga harus melakukannya.

Oleh karena itu orang tua harus mampu menjelaskan dengan baik kepada anak-anak, karena mereka lebih paham dengan apa yang mereka lihat dibandingkan sesuatu yang mereka dengar.

Ajaklah anak sholat berjamaah dan menjelaskan kenapa kita wajib melaksanakannya. Dengan begitu anak akan semakin memahami dan tidak mau meninggalkannya. Begitu juga dengan ibadah yang lainnya.

2. Biarkan terbiasa, jangan terlalu memaksakan

Pada awalnya anak mungkin tidak paham apalagi cinta dengan ibadah yang mereka lakukan, namun dengan terbiasa lambat laun mungkin akan menumbuhkan rasa cinta akan ibadah kepada Allah SWT. walaupun awalnya mereka hanya ikut-ikutan karena melihat ayah dan bunda rajin beribadah atau teman-temannya.

Oleh karena itu jangan pernah memilih kekerasan ataupun ancaman agar anak mau melakukan ibadah. Biarkanlah mereka merasa nyaman dan senang dulu dengan apa yang mereka lakukan.

Kita sebagai orang tua harus lebih kreatif agar memotivasi anak untuk menyukai ibadah. Seperti contohnya bunda atau ayah dapat membelikan mereka sarung, mukena atau sajadah dengan motif yang mereka sukai. Lebih sering mengajak anak untuk mengikuti pengajian atau pendidikan al-qur’an di masjid yang juga banyak anak-anak sebayanya.

Atau mengajak anak untuk menonton vcd atau film anak dengan tema ibadah dan sejenisnya, sekarang sudah banyak beredar dipasaran ataupun televisi.

3. Berikan penghargaan atas pencapaiannya

Saat anak sudah berusaha melakukannya berilah sedikit pujian agar mereka merasa diperhatikan, jangan hanya saat mereka melakukan hal negatif atau tidak menjalankan ibadah seperti sholat dan mengaji orang tua akan memberikan perhatiannya dengan mengomel dan marah-marah.

Berikan dukungan yang penuh jika anak mau melakukan sesuatu hal yang baik. Sesekali juga boleh memberikan mereka hadiah, tapi berilah hadiah yang akan menambah semangatnya untuk memperlajari agama islam. Contohnya dengan membelikannya buku cerita islami dan janjikan hadiah yang lebih jika mereka mampu berpuasa sampai sebulan penuh.

Mengajarkan agama pada anak sedini mungkkin sangat dianjurkan agar kelak sudah dewasa menjadi pribadi yang baik dan taat akan agama. Saat sedang hamil perbanyaklah membaca al-qur’an sebagai rasa syukur dan doa kepada Allah SWT. agar diberikan anak dengan fisik sempurna dan berakhlak mulia.  Demikian tips dalam mendidik anak agar lebih rajin beribadah dan mudah-mudahan dapat bermanfaat.

Baca juga :

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.