Manfaat Bantal Hamil, Cara Kerja Serta Cara Memilih Bantal Yang Baik

Manfaat Bantal Hamil, Cara Kerja Serta Cara Memilih Bantal Yang Baik

Manfaat Bantal Hamil – Bantal hamil merupakan bantal yang didesain khusus untuk digunakan oleh ibu hamil agar membantu ibu hamil merasa lebih nyaman di tempat tidur. Sehingga ibu hamil mendapat lebih banyak waktu istirahat.

Cara Kerja Bantal Hamil

manfaat bantal hamil

Ketika hamil bunda tidak bisa tidur telentang dan berbaring miring pun dirasa sulit karena perut serasa berguling. Maka dari itu dihadirkanlah bantal hamil ini yang berfungsi untuk menopang tubuh ibu hamil ketika berbaring miring. Biasanya bantal hamil berbentuk huruf C atau V dengan posisi satu ujungnya di bawah kepala dan lengan serta ujung lainnya diantara kaki dan tengah perut. Bantal hamil selain memberikan kenyamanan saat sedang tidur dan mencegah bunda tidur dengan posisi berbolak-balik namun juga menopang perut dan janin di dalamnya.

Bantal hamil dapat berfungsi tergantung pada ukuran perut ibu hamil, material bantal yang  dipilih, dan tahap kehamilan. Banyak yang merasakan bantal hamil ini sangat membantu mereka saat tidur, walaupun usia kehamilan sudah memasuki usia sekitar 31 minggu. Karena ketika perut menjadi terlalu besar dan ibu hamil sering merasa kepanasan.

Manfaat Bantal Hamil

  • Membantu menopang tubuh ibu hamil yaitu pada perut, leher, kaki, bahu, dan punggung. Dapat mencegah ibu hamil mengalami nyeri punggung dan leher. Memilih bantal hamil yang baik dapat mengurangi tekanan pada tulang punggung, tulang rusuk dan pinggang sekaligus menjajarkan pinggang, bahu, dan tulang belakang.
  • Dengan menggunakan bantal ibu hamil, ibu hamil bisa menghindari rasa tidak nyaman dan rasa sakit yang biasanya dikeluhkan. bantal ini membantu bayi mencapai posisi lahir terbaik, sehingga membuat rasa sakit berkurang dan persalinan jadi lebih singkat.
  • Bantal hamil ini juga bagus untuk menopang bayi setelah lahir, bisa juga digunakan sebagai bantal menyusui untuk menopang bayi ketika disusui atau sebagai penahan agar ia tidak berguling di tempat tidur.
  • Membantu meningkatkan sirkulasi darah, bagi ibu hamil tidur miring ke kiri sangat dianjurkan. Karena posisi miring ke kiri dapat membantu sirkulasi darah yang baik.
  • Menurunkan detak jantung, detak jantung ibu hamil secara otomatis menurun dengan memeluk bantal kehamilan serta ibu hamil dapat mengontrol emosinya.
  • Menaikkan kaki ketika tidur. Disarankan oleh dokter dengan menaikkan kaki ketika tidur.
  • Dapat mengatasi nyeri di tubuh ibu hamil yang diakibatkan penambahan berat selama kehamilan yang bisa menyebabkan stres pada bagian tubuh tertentu. Tapi dengan bantal hamil akan membantu menghilangkan rasa sakit tersebut.
  • Menurunkan risiko mendengkur, ibu hamil yang rentan mendengkur bisa menghindarinya dengan menggunakan bantal hamil. Karena dapat mencegah berpindah ke posisi telentang sehingga tidur dengan posisi yang benar.
  • Bantal hamil ternyata juga dapat mengatasi nyeri punggung pada pria. Tidak hanya dapat digunakan untuk ibu hamil saja namun bantal ini juga bisa digunakan siapa saja yang mengalami sakit punggung.

Cara Memilih Bantal Hamil Terbaik

Dalam memilih bantal hamil juga perlu hati-hati. Bunda perlu tahu mana dan memilih bantal hamil yang sesuai dengan kondisi bunda. Dengan memilih bentuk dan ukuran yang sesuai dengan keadaan bunda maka bunda akan mendapatkan kenyamanan dan merasakan manfaatnya.

Ada beberapa bahan yang digunakan untuk membuat bantal, diantara sebagai berikut :

✔ Isian dengan bola gabus

Isian ini pada umumnya digunakan untuk pembuatan bantal hamil dengan harga lebih terjangkau. Dengan isian bola gabus ini membuat bantal mudah beradaptasi dengan bentuk tubuh dan beratnya pun ringan. Kekurang bantal dengan isian bola gabus cenderung menimbulkan suara ketika bunda bergerak di sekitar bantal. Sehingga membuat kurang nyaman.

✔ Isian dengan polyester

Isian polyster ini lebih lembut dan tidak menimbulkan suara. Jika isian polyester yang digunakan terlalu padat maka membuat bantal semakin keras. Namun walaupun  polyester sangat terkenal sebagai isian pada bantal hamil, bahan isian atau material ini tidak bernafas seperti isian lain.

✔ Isian dengan memory foam

Bantal hamil dengan isian memory foam lebih membentuk tubuh ketika menekannya. Dan saat bunda terbangun atau beban terangkat dari bantal maka memori foam kembali ke bentuk aslinya. Isian memory foam umumnya cukup keras, arena memory foam bisa menyebabkan panas. Namun beberapa pabrik menghaluskannya sebelum digunakan pada bantal hamil. Sehingga memory foam yang dihaluskan membuat ada sirkulasi udara di dalam bantal dan membantu menurunkan panas.

✔ Isian dengan bahan alami dan organik

Jika bunda tipe orang yang ingin menjaga kehamilan sealami mungkin, maka bunda perlu mencari bantal hamil yang sesuai. Isian alami misalnya yaitu berupa wol atau kapuk. Akan tetapi  bantal hamil yang menggunakan isian alami, tidak berarti membuatnya organik ya bunda.

Perlukah membeli bantal yang hipoalergenik??

Karena perubahan tubuh selama kehamilan membuat ibu hamil lebih sensitif pada serat dan material yang sebelumnya tidak bermasalah bagi ibu hamil. Oleh karena itu pemilihan bantal hipoalergenik akan membuat ibu hamil tidur di malam hari tanpa alergi. Akan tetapi jika ibu hamil mengalami gangguan pernafasan, asma, atau sensitif alergi sebelum kehamilan maka bantal hipoalergenik.

Pilih bantal yang empuk atau bantal yang keras?

Pasti kebanyakan orang lebih menyukai bantal yang empuk. Namun ketika bunda ingin memilih bantal hamil, sebaiknya jangan memilih yang empuk. Karena bantal hamil yang lebih keras akan memberi lebih bayak topangan pada tubuh dibanding yang empuk. Meski dirasa bantal yang keras terlihat tidak nyaman pada awalnya, namun bunda akan terbiasa dan merasa nyaman.

Gunakan Posisi Bantal Sesuai Dengan Posisi Tubuh

Berikut ini tipe tubuh dan posisi tidur yang bisa berpengaruh pada pilihan bantal hamil:

✿ Untuk Ibu hamil bertubuh besar

Jika bunda memiliki tubuh yang besar ketika hamil, maka bantal bentuk C menjadi pilihan yang terbaik. Karena bentuknya yang tidak simetris membuat bunda punya pilihan untuk memposisikan bantal di tubuh.

✿ Untuk Ibu hamil bertubuh kecil

Ibu hamil yang bertubuh kecil tidak menjamin untuk tidur dengan nyaman. Kebanyakan ibu hamil yang bertubuh kecil memilih ukuran bantal yang sesuai dengan ukuran tubuhnya. Karena jika menggunakan bantal dengan ukuran besar maka akan membuat tubuh bunda tenggelam dan akan tidak nyaman tidurnya.

✿ Untuk Ibu hamil kembar

Jika bunda hamil kembar lebih dianjurkan menggunakan bantal hamil berbentuk U. Semakin besar ukuran bantal maka makin membantu memberi topangan yang bunda butuhkan karena perut yang lebih besar dibanding ukuran normal.

✿ Untuk Ibu hamil yang suka tidur miring

Bantal ini akan sangat membantu bunda yang tidak suka tidur miring. Karena akan membantu menopang tubuh bunda disaat tidur.

✿ Untuk Ibu hamil yang suka tidur telentang

Posisi tidur telentang sangat tidak dianjurkan selama kehamilan karena akan membahayakan janin yang ada didalam kandungan. Orang yang terbiasa tidur telentang akan merasa tidak nyaman ketika dipaksa tidur miring. Bila terbiasa tidur telentang, bisa tidak disadari bunda akan tidur mengarah ke posisi telentang. Maka untuk mengatasi hal ini terjadi, bunda perlu cari bantal hamil yang menopang punggung. Karena bantal yang menopang punggung akan memastikan orang yang biasa tidur telentang dapat tidur nyaman meski diposisi miring.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.