Anak Tidur Sambil Berjalan, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya?

Anak Tidur Sambil Berjalan, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Mengatasinya?

Anak Tidur Sambil Berjalan – Gejala tidur berjalan tidak hanya dialami oleh anak-anak, namun juga dialami oleh orang dewasa. Namun apakah gejala tersebut merupakan penyakit jiwa? Lalu bagaimana cara megatasinya?

Anak Tidur Sambil Berjalan

Menurut para ahli jiwa, gejala tersebut sama seperti kita sedang bermimpi, namun intensitasnya terlalu kuat sehingga mampu menggerakkan badannya. Memang hal itu merupakan kelainan karena terbukti tidak semua anak atau orang dewasa mengalami tidur sambil berjalan atau dalam bahasa asing dikenal dengan sleep-walk (slapp wandelaar).

Contoh perilaku seorang anak tidur berjalan yaitu ia bangun lalu jalan-jalan dan mengambil makanan kemudian memakannya dan setelah itu tidur lagi. Bahkan bisa saja ia bangun berjalan-jalan kemudian membanting seseorang yang sedang duduk di kursi lalu tidur lagi. Sungguh aneh gejala tersebut.

Apa Penyebab Anak Tidur Sambil Berjalan?

Beberapa sumber buku menjelaskan penyebab dari seseorang tidur berjalan yaitu adanya keinginan yang sangat kuat yang mungkin belum terpenuhi. Oleh karena itu jika hal ini terjadi pada anak bunda, sebaiknya bunda menyelidiki apakah keinginan anak ada yang belum terpenuhi. Bunda bisa saja menanyakan langsung kepada sang anak.

Semisal anak menginginkan mainan namun karena takut dimarahi oleh orang tuanya karena membeli mainan melulu. Maka ia tidak berani untuk mengungkapkannya dan menjadi keinginan yang dipendamnya. Atau juga bisa yang lain-lainnya. Penyebab lain yaitu anak mempunyai masalah yang belum ia selesaikan.

Jika bunda mencoba untuk memenuhi keinginannya mungkin kebiasaan itu akan hilang. Namun jika keadaanya masih tetap sama, cobalah untuk membawanya ke psikiater.

Terdapat juga beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan kondisi ini seperti:

  • stress atau kecemasan
  • sakit atau demam
  • faktor genetik atau riwayat keluarga (somnambulism)
  • kebiasaan tidur yang tidak teratur
  • kelelahan atau kurang tidur
  • obat tertentu seperti obat penenang, stimulan, dan anti-histamin
  • lingkungan tidur yang berubah-ubah.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tips yang dapat bunda lakukan agar anak berhenti dari kebiasaan buruk tidur sambil berjalan yaitu saat anak tertidur, letakkanlah sesuatu yang basah atau lembek dibawah samping tempat tidurnya. Maka saat ia mulai bangun dan turun dari tempat tidurnya kemudian menginjak sesuatu yang basah atau lembek, ia akan terkejut dan terbangun atau sadar. Jika hal ini sering dilakukan lama-lama akan mengurangi intensitas tidur berjalannya.

Selain itu hal yang dapat bunda lakukan adalah mengajak anak untuk tidur pada waktu yang sam setiap malam, membatasi anak saat minum sebelum tidur dan pastikan anak sudah ke kamar mandi sebelum tidur dan ciptakan lingkungan yang nyaman dan sepi untuk anak tidur.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.