Inilah 5 Manfaat Menyusui Bagi Ibu Yang Wajib Diketahui

Manfaat menyusui

Inilah 5 Manfaat Menyusui Bagi Ibu Yang Wajib Diketahui

Inilah 5 Manfaat Menyusui Bagi Ibu Yang Wajib Diketahui

Manfaat Menyusui Bagi Ibu

Nutrisi yang terkandung di dalam air susu ibu (ASI) sangat berguna untuk kesehatan si kecil. Dengan memperoleh ASI eksklusif, bayi akan tumbuh secara maksimal. Kemampuannya untuk bertahan dari serangan penyakit juga ikut meningkat.

ASI juga terbukti menyehatkan mental anak. Seorang remaja yang memperoleh ASI eksklusif semasa bayi punya risiko kecil mengalami depresi. Dia juga tidak memiliki sifat yang agresif.

Selain bayi, ibu juga bisa mendapat banyak manfaat dengan menyusui. Apa saja kebaikan menyusui buat si ibu? Simak penjabaran berikut ini:

  • Menurunkan Risiko Kanker Payudara dan Ovarium

Menyusui dapat menurunkan risiko ibu terkena penyakit kanker payudara yang dipicu oleh produksi hormon estrogen yang berlebihan.

Ibu menyusui bisa terhindar dari risiko penyakit ini, karena menyusui bisa menekan jumlah hormon estrogen. Proses pembuatan ASI dalam tubuh ibu juga dapat membantu menghentikan pembentukan dan pertumbuhan sel kanker.

Penyakit kanker lain yang bisa dicegah dengan cara menyusui adalah, kanker ovarium.

Gejala penyakit kanker ovarium begitu sulit dideteksi. Inilah yang membuat tingkat kematian pada penderita penyakit ini cukup tinggi. Menurut beberapa penelitian, pembentukan sel kanker bisa disebabkan oleh tingkat ovulasi yang tinggi.

Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur oleh ovarium pada rahim wanita. Proses ovulasi dapat ditunda dengan menyusui. Alhasil, pembentukan sel kanker pada ovarium juga bisa dicegah.

  • Menurunkan Diabetes

Pada masa kehamilan, tingkat gula darah ibu akan meningkat. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit diabetes gestasional. Bahkan dalam beberapa tahun berikutnya, diabetes juga berisiko semakin parah.

Melalui proses menyusui, risiko tersebut bisa dikurangi. Ibu yang menyusui bayinya, setidaknya selama 3 bulan sejak melahirkan, memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit diabetes.

Dalam waktu 3 bulan, metabolisme tubuh ibu mengalami perubahan. Tubuh ibu menyusui memproduksi lebih banyak fosfolipid (komponen utama pada membran sel) dan asam amino lebih banyak dari biasanya.

Selain itu, dengan menyusui, lemak pada perut ibu akan berkurang. Kemungkinan, hal ini juga bisa meminimalkan risiko diabetes.

  • Menurunkan Berat Badan

Seperti telah disinggung di poin sebelumnya, menyusui dapat membantu mengurangi tumpukan lemak pada perut ibu. Sekali menyusui, tubuh ibu membakar hingga 300 kalori. Pembakaran yang cukup besar ini tentunya baik untuk penurunan berat badan.

Saking tingginya pembakaran, ibu menjadi lebih mudah lapar. Inilah sebabnya ibu menyusui merasa sulit untuk berdiet. Oleh karena itu, konsumsi makanan yang tepat akan membantu penurunan berat badan ibu sekaligus memproduksi air susu sesuai kebutuhan si bayi.

  • Memperkuat Tulang

Kesehatan tulang sangat dipengaruhi oleh asupan kalsium ke dalam tubuh. Ibu menyusui menyerap kalsium lebih banyak dari makanan karena kalsium juga dibutuhkan untuk memproduksi ASI.

Pada masa menyusui, tulang mengalami proses remineralisasi. Kalsium-lah yang berperan penting dalam proses ini. Serapan kalsium dalam jumlah banyak membantu pembentukan kembali tulang-tulang ibu.

Menyusui juga dapat mengurangi risiko ibu terkena penyakit rheumatoid arthritis, penyakit yang menyerang sendi. Penyakit ini menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit pada sendi.

  • Mengurangi Depresi

Sebagian ibu mengalami depresi setelah melahirkan. Depresi setelah melahirkan ini biasa disebut dengan sindrom babyblues. Penyakit ini cukup wajar, karena proses persalinan menyebabkan hormon pada tubuh ibu menjadi tidak seimbang.

Ibu menyusui tidak akan mengalami depresi yang berlarut-larut. Saat menyusui, tubuh ibu akan menghasilkan hormon oksitosin. Hormon oksitosin memiliki kemampuan untuk memicu otak untuk membantu menciptakan perasaan rileks dan meningkatkan rasa cinta.

Ibu menyusui akan merasa lebih menyayangi bayinya. Apalagi jika ibu dan buah hati sering berkomunikasi, baik verbal maupun melalui kontak fisik. Hormon oksitoksin akan meningkat, ibu menjadi lebih santai, stres pun berkurang.

Nah, ternyata ada banyak manfaat menyusui buat si ibu. Selamat menyusui ya, semoga ibu dan bayi selalu sehat.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.