ASI vs Susu Formula, Siapa Pemenangnya?

asi vs susu formula

ASI vs Susu Formula, Siapa Pemenangnya?

ASI VS Susu Formula? Siapa Pemenangnya? Ibu Menyusui Wajib Tahu Hal Ini

Pascamelahirkan, orang tua memang memiliki hak untuk memutuskan apakah bayi mereka akan menggunakan susu formula atau ASI ibunya sendiri sebagai nutrisi dalam tumbuh kembang bayi.

Seringkali, pilihan tersebut didasarkan pada pertimbangan tingkat kenyamanan, kesibukan, gaya hidup, dan beberapa pertimbangan medis.

ASI vs Susu Formula?

Berikut perbandingan antara keduanya yang perlu diketahui, agar Anda dapat mengambil keputusan terbaik bagi bayi.

Komposisi dan Kandungan Gizi

  • Air Susu Ibu (ASI)

Komposisi ASI dibedakan dalam 3 stadium, yaitu: kolostrum, Air susu transisi, dan air susu matur.

Kolostrum adalah cairan yang disekresi oleh kelenjar payudara pada hari pertama pasca persalinan.

Kolostrum ini mengandung protein, mineral, garam, vitamin A, nitrogen, sel darah putih, dan antibodi yang tinggi jika dibandingkan dengan air susu matur.

Pada hari keempat hingga kesepuluh, air susu yang keluar dari payudara ibu adalah air susu transisi.

Pada tahap ini, immunoglobulin dan protein mengalami penurunan, sedangkan lemak dan laktosa mengalami peningkatan.

Setelah air susu transisi menjadi air susu matur, kandungan air susu terdiri dari foremilk dan hindmilk.

Foremilk adalah air susu dengan kandungan rendah lemak dan tinggi laktosa, gula, protein, mineral, dan air. Sedangkan hindmilk kaya akan lemak dan nutrisi.

Selain baik bagi kesehatan dan antibodi, kandungan-kandungan gizi dalam ASI terbukti dapat meningkatkan kecerdasan anak.

Anak yang menerima ASI terbukti memiliki tingkat fungsi kognitif yang lebih tinggi.

  • Susu Formula (sufor)

Susu formula merupakan susu sapi yang diformulasikan sedemikian rupa sehingga menyerupai ASI.

Zat-zat gizi yang terkandung dalam susu formula memang hampir menyerupai ASI. Hanya saja, meski memiliki kandungan laktosa yang sama, tidak seperti laktosa ASI yang mudah diserap, laktosa dalam susu formula belum tentu bisa diserap oleh bayi.

Selain itu, antibodi, probiotik, dan immunologlobulin yang terkandung dalam ASI tidak akan pernah bisa digantikan oleh susu formula. Karena kandungan tersebut diturunkan langsung oleh sang ibu.

Pengaruhnya Terhadap Psikologis Ibu dan Bayi

Perlu diketahui bahwa proses menyusui bukanlah sekadar proses memberi makan bayi, tetapi, juga merupakan proses untuk membangun ikatan psikologis dan emosional antara ibu dan bayi.

Ibu yang memilih menyusui bayinya secara langsung (ASI Eksklusif) akan memiliki ikatan emosional yang lebih kuat jika dibandingkan dengan ibu yang memberi susu formula pada bayinya.

asi vs susu formula

Toko Perlengkapan Bayi, GARANSI UANG KEMBALI ☎ 0812 8931 8696

Pengaruhnya Terhadap Pencernaan

Selain mengandung zat gizi yang sesuai untuk bayi, ASI juga mengandung enzim-enzim yang memudahkan proses pencernaan zat gizi tersebut. Hal ini penting, mengingat sistem pencernaan bayi belum sepenuhnya matang.

Kemudahan Penyajian

Untuk menyajikan ASI eksklusif, seorang ibu memang tidak perlu repot mempersiapkan pembuatan susu. Tidak perlu repot mensterilkan botol serta mengatur suhu seperti yang harus dilakukan oleh ibu saat menyajikan susu formula.

Jika Anda adalah wanita bekerja, Anda juga harus pandai mengatur waktu agar tetap bisa memompa ASI sesuai dengan jadwal kerja Anda.

Sementara untuk susu formula, penyajian susu dapat dilakukan oleh siapa pun dan kapan pun. Pasangan Anda dapat membantu, atau Anda bisa meninggalkan susu formula pada pengasuh.

Pengaruhnya Bagi Ibu Menyusui

Bagi ibu menyusui, pemberian ASI eksklusif akan berpengaruh terhadap kesehatan dan kehidupannya. Ibu yang memilih susu formula sebagai asupan nutrisi bayinya, lebih leluasa untuk memilih asupan makanan bagi dirinya.

Adapun ibu menyusui harus pandai mengatur pola makan, karena itu juga akan berpengaruh terhadap bayi. Bahkan terkadang, ibu menyusui harus menghindari jenis makanan tertentu demi kesehatan sang buah hati.

Selain itu, proses menyusui atau pemberian ASI eksklusif juga telah terbukti dapat mengurangi risiko terjadinya kanker payudara, diabetes, penyakit jantung, dan kanker ovarium pada ibu.

Itulah ASI vs Susu Formula

Jadi, pilih mana? ASI atau susu formula, Bunda?

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.