Apakah Ibu Menyusui Boleh Tidak Puasa Saat Anak Sakit

Apakah Ibu Menyusui Boleh Tidak Puasa Saat Anak Sakit

Apakah Ibu Menyusui Boleh Tidak Puasa – Bolehkan ibu hamil dan menyusui tidak berpuasa? Jika ibu hamil khawatir akan kesehatan dirinya dan anaknya jika ia berpuasa maka ibu hamil diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Namun jika ibu hamil dan menyusui sehat dan merasa mampu menjalankan puasa serta tidak timbul dampak yang buruk terhadap anak yang sedang disusui, maka ia diwajibkannya berpuasa.

Al-Mardawai berkata dalam Al-Inshaf (7/382)

Dimakruhkan berpuasa dalam kondisi seperti ini. Ibnu Aqil menyebutkan, ‘Jika wanita hamil atau menyusui khawatir terhadap kehamilannya dan anaknya saat dia menyusui, maka diharamkan baginya berpuasa, jika tidak khawatir, maka tidak boleh baginya berbuka.”

Jika ibu yang sedang menyusui kekurangan nutrisi, maka ASI yang dihasilkan juga akan rendah gizi. Apa pun yang ibu konsumsi akan terserap oleh tubuh bayi dan berpengaruh terhadap kondisi bayi. Maka jika ibu menyusui berpuasa, saat sahur sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi tinggi agar tidak terjadi kekurangan gizi pada anak.

Saat ibu hamil berpuasa ada beberapa hal yang  harus diperhatikan pada bayi adalah berikut :
1. Bayi rewel dan sering menangis dengan suara melengking menunjukkan ada sesuatu yang ia rasakan

  1. Periksa popok bayi, bayi harus mengeluarkan air seni sebanyak 4 kali setiap hari. Jika kurang dari itu, tandanya bayi dehidrasi.
  2. Perhatikan kotoran bayi, jika warna feses bayi berubah menjadi hijau tua, segera periksakan anak ke dokter.
  3. Perhatikan berat badan bayi, karena kekurangan gizi menyebabkan berat badannya berkurang. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Tips dan Cara Berpuasa Untuk Ibu Menyusui (Apakah Ibu Menyusui Boleh Tidak Puasa?) :

♥ Perbanyak minum air putih yang banyak ketika sahur, berbuka dan di malam hari.

Ibu menyusui tidak boleh dehidrasi karena dehidrasi membuat produksi ASI berkurang. Saat menyusui bayi akan membuat ibu merasa lebih haus sehingga berpuasa saat menyusui memang terasa lebih berat.

♥ Konsumsi makanan bergizi seimbang dalam porsi yang sama dengan saat ketika tidak berpuasa

Ibu menyusui harus tetap menjaga makan dalam jumlah sama seperti ketika tidak berpuasa dan jenis makanan yang beraneka ragam ketika sahur, berbuka dan di malam hari. Usahakanlah makan sahur ketika mendekati imsak dan segerakan untuk berbuka ketika waktu berbuka telah tiba. Pastikan makanan yang dimakan adalah makanan yang bergizi seimbang. Serta perbanyak konsumsi serat seperti sayur dan buah supaya tidak mudah lapar.

♥ Tetap utamakan untuk sering menyusui bayi secara langsung

Ibu yang sedang dalam masa menyusui perlu sekali hisapan bayi yang merupakan cara terbaik untuk memproduksi banyak ASI. Dengan menyusui langsung akan merangsang payudara untuk membuat ASI yang makin banyak.

♥ Hal yang harus dilakukan jika pasokan ASI yang diproduksi menjadi

Pasokan ASI yang berkurang akan membuat bayi rewel. Untuk itu sebaiknya bunda melakukan pemerahan ASI sebelum Ramadhan tiba untuk dijadikan sebagai cadangan jika dikhawatirkan produksi ASI menurun. Tapi yang perlu diingat jangan memberikan ASIP dengan botol dot.

♥ Selalu mengecek tanda kecukupan asupan ASI pada bayi dan kesehatan bayi, terutama jika bayi masih masa ASI eksklusif.

Dehidrasi tidak hanya dialami oleh ibu namun bayi juga bisa dehidrasi dan kekurangan asupan ASI. Tanda bayi dehidrasi yang dimaksud adalah bayi buang air kecil kurang dari 6 kali dalam sehari dengan jumlah urin sedikit serta berwarna kuning pekat. Bayi juga bisa buang air bedar dengan feses keras. Bayi yang mengalami dehidrasi akan menyebabkan bibir bayi kering, kulit bayi kering, bayi lemas, ubun-ubun cekung, air mata kering, nafas cepat dan bayi lemah, demam kadang tangan kaki pucat dingin.

♥ Jaga suhu lingkungan supaya tetap sejuk sehingga mengurangi penguapan cairan tubuh.

♥ Kurangi aktivitas fisik yang tidak perlu untuk menghemat tenaga

Saat berpuasa ibu sebaiknya menghemat tenaga. Lakukanlah aktivitas fisik yang ringan dan perbanyak beristirahat di saat berpuasa.

♥ Jika perlu konsumsi suplemen dan multivitamin tambahan sesuai petunjuk dokter.

Selain niat dan mempersiapkan kondisi tubuh yang baik, jika diperlukan ibu boleh mengkonsumsi suplemen atau vitamin tambahan agar membantu menjaga kesehatan tubuh saat berpuasa. Lakukan konsultasi dengan dokter jika perlu.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.