Cara Mendekatkan Bayi dan Ayah

Bayi dan Ayah

Cara Mendekatkan Bayi dan Ayah

Cara Mendekatkan Bayi dan Ayah – Kedekatan orang tua dan anak memang harus dibangun sedini mungkin.

Bahkan ketika masih di dalam kandungan, orang tua sebaiknya sudah bisa berkomunikasi atau mengobrol dengan si buah hati.

Hanya saja ketika bayi sudah lahir ke dunia, biasanya ibu lah yang menghabiskan lebih banyak waktu dengan bayi.

Padahal ayah juga memiliki peran penting dan sangat perlu memiliki ikatan yang kuat dengan anaknya.

Tapi bagaimana cara seorang ayah (khususnya ayah yang masih baru) bisa memiliki ikatan yang kuat dengan anaknya yang masih bayi?

Dilansir dari babycenter.com, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan seorang ayah agar bisa lebih dekat dengan sang buah hati. Di sela-sela kesibukan sang ayah, Bunda sebagai ibu juga perlu mendorong suami bunda untuk menghabiskan waktu bersama bayi Anda.

Jika kedekatan dan hubungan sudah dibangun sejak kecil, maka nanti ketika dewasa anak bunda bisa menjadi anak yang paling Anda banggakan dan mengerti arti kasih sayang orang tua yang sebenarnya

Bayi dan Ayah

Berikut Tips Cara Mendekatkan Bayi dan Ayah :

  • Berikan Susu di Malam Hari

Saat malam hari bayi menangis karena haus atau lapar, bunda bisa berikan kesempatan suami bunda untuk memberikan susu dalam botol. Saat bayi dan ayahnya berinteraksi berdua saja, ikatan batin dan kasih sayang antara keduanya bisa terbangun dengan sendirinya.

Keheningan di malam hari, membuat suara ayah terdengar jelas di telinga bayi dan bayi bisa semakin mengenal bahwa suara dengan karakter itu adalah suara ayahnya. Bayi pun akan merasa nyaman ketika ia tahu bahwa ada orang yang menyayanginya berada di dekatnya.

  • Menatap Matanya

Bayi sangat suka memelajari dan memperhatikan wajah. bunda bisa meminta suami bunda untuk menatap bayi dalam waktu beberapa detik.

Tatap wajah bayi dengan senyuman manis, biarkan bayi merekam wajah sang Ayah dalam otaknya. Tapi sebaiknya tidak terlalu lama karena bayi bisa dengan mudah bosan.

Bisa juga dibuat semacam kompetisi siapa yang berkedip duluan. Ajak suami dan bayi bunda untuk saling berhadapan dan bunda cukup memperhatikan siapa yang berkedip duluan itu yang akan kalah.

  • Bermain Kangguru

Anak sering rewel? Cobalah untuk membiarkan sang Ayah menggendongnya dengan gendongan depan (front carrier). Jadi seperti induk kangguru yang meletakkan bayinya di dalam kantung depannya. Kedekatan fisik memiliki peran penting untuk membangun ikatan emosional.

  • Mandi Bersama

Di bak mandi, biarkan suami bunda mandi bersama bayi bunda. Atau setidaknya beri kesempatan suami memandikan bayi . Saat kulit sang Ayah menyentuh kulit bayi, akan ada perbedaan yang dirasakan. Bahkan bayi bisa merasa tenang saat dirinya tahu bahwa orang yang memandikannya bukanlah orang asing. Dan beri kesempatan sang Ayah untuk menggantikan popok.

  • Membacakan Cerita

Selain membuat bayi lebih familiar dengan suara Ayahnya, membacakan cerita juga bisa membantu perkembangan emosional bayi.

Meskipun bayi belum bisa menangkan semua kata atau keseluruhan cerita yang dibacakan, tapi bayi sangat senang bisa mendengarkan suara-suara yang menenangkan dan menyenangkan.

Pangku bayi atau tidurkan bayi di tempat nyaman, lalu bacakan cerita. Sebuah cerita yang dibacakan dengan nada suara yang lembut terkadang bisa meninabobokan bayi.

Saat anak sedang sakit, usahakan suami bunda juga ikut mendampingi. Keberadaan kedua orang tua di dekat bayi ketika ia sedang sakit bisa memberikan rasa aman dan nyaman tersendiri.

Seorang pria yang baru jadi ayah mungkin akan sedikit malu atau kagok ketika berhadapan dengan buah hatinya. Tapi bunda sebagai istri dan juga seorang ibu perlu membantu suami bunda untuk bisa lebih dekat dengan darah dagingnya sendiri

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.