Manfaat Menyusui Bagi Ibu Menyusui dan Bayinya

manfaat menyusui

Manfaat Menyusui Bagi Ibu Menyusui dan Bayinya

Manfaat Menyusui Bagi Ibu Menyusui dan Bayinya. Ini Dia Jawabannya

Menyusui merupakan proses fisiologis untuk memberikan nutrisi kepada bayi secara optimal.

Tidak ada hal yang lebih bernilai dalam kehidupan seorang anak selain memperoleh nutrisi yang berkualitas sejak awal kehidupannya.

Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi ideal untuk menunjang kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan bayi secara optimal.

Manfaat Menyusui Bagi Ibu Menyusui dan Bayinya

Perlindungan kesehatan bayi

Berbagai kajian dalam dua dekade terakhir semakin memperlihatkan bahwa ASI adalah nutrisi terbaik dan terlengkap.

Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan terbukti memberikan risiko yang lebih kecil terhadap berbagai penyakit infeksi, seperti, diare, infeksi saluran napas, infeksi telinga, pneumonia, infeksi saluran kemih, dan penyakit-penyakit lainnya di kemudian hari.

Zat kekebalan yang berasal dari ibu dan terdapat dalam ASI akan ditransfer ke bayi untuk membantu mengatur respons imun tubuh melawan infeksi.

Perlindungan terhadap infeksi paling besar terjadi selama beberapa bulan pertama kehidupan bayi yang mendapat ASI eksklusif.

Tentu, lebih lama bayi mendapat ASI, akan memberikan efek proteksi yang lebih kuat.

Kesehatan saluran cerna

Kelebihan lain menyusui adalah ASI lebih mudah dicerna dibandingkan susu formula.

Di dalam ASI banyak terkandung oligosakarida yang tidak ditemukan pada susu sapi (Susu formula).

Oligosakarida ini dapat menstimulasi pertumbuhan dan aktivitas bakteri bifidobacteria (bakteri baik) di dalam saluran cerna.

Jadi, saluran cerna bayi yang mendapat ASI, akan banyak mengandung bakteri baik yang dapat mencegah pertumbuhan organisme merugikan.

Hal ini berefek pada peningkatan sistem imun atau kekebalan tubuh bayi.

Kandungan ASI dapat melengkapi sistem imun bayi yang belum sepenuhnya matang.

Tidak hanya itu, ASI keluar langsung dari payudara sehingga bisa dipastikan selalu steril dan tidak terkontaminasi oleh air atau botol tercemar yang dapat menyebabkan penyakit.

Inteligensi Bayi

Berdasarkan kajian ilmiah, proses menyusui dapat berpengaruh terhadap perkembangan intelektual anak.

Beberapa di antaranya memperlihatkan bahwa bayi yang mendapat ASI mempunyai nilai IQ 3-5 lebih tinggi dibandingkan bayi yang mendapat susu formula.

Semakin lama bayi mendapat ASI, semakin besar pula efek positif pada IQ bayi.

Tingkat IQ ini dikaitkan dengan kandungan nutrisi yang ditemukan pada ASI.

Selain itu, anak yang disusui langsung akan mempunyai kecerdasan emosi yang lebih tinggi, yang kelak berpengaruh terhadap kehidupan sosialnya di masyarakat.

Hal ini dikarenakan, pada saat ibu menyusui terjadi pelekatan yang erat dan rasa nyaman yang akan berpengaruh terhadap perkembangan emosi anak.

Para ahli di bidang psikologi meyakini bahwa bayi dapat menikmati rasa aman, kehangatan, dan keberadaan ibunya, khususnya bila terjadi kontak kulit ke kulit selama proses menyusui.

Sentuhan kasih sayang seorang ibu merupakan sumber kehangatan dan kenyamanan bagi bayi.

manfaat menyusui

ANEKA Perlengkapan Ibu Menyusui ✔ FREE Ongkir ✔ Garansi Uang Kembali

Proses belajar dan pembentukan kepribadian

Pemberian ASI bukan hanya kegiatan untuk memberi makan, tetapi juga sebuah proses pendidikan.

Proses menyusui merupakan interaksi antara ibu dan bayinya.

Dengan menyusui, seorang ibu akan merangsang indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa, bahkan sensasi raba.

Pada saat menyusui, bayi akan merasakan kehangatan, kelembutan, dan kasih sayang ibu dalam dekapannya.

Semakin banyak bayi belajar tentang kelekatan dan kasih sayang, maka akan terbentuk seorang pribadi yang hangat, lembut, dan penuh kasih sayang dalam diri bayi.

Pengaruh menyusui untuk Ibu

Menyusui tidak saja menguntungkan secara pribadi untuk bayi, melainkan juga untuk sang ibu.

Menyusui eksklusif selama enam bulan akan meningkatkan kadar antibodi dalam sirkulasi darah ibu sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya infeksi setelah melahirkan.

Menyusui juga merangsang uterus untuk berkontraksi kembali ke ukurannya semula (sebelum hamil), sehingga membantu mengurangi pendarahan setelah melahirkan.

Pendarahan post partum akan berkurang seiring dengan adanya peningkatan konsentrasi oksitoksin.

Risiko kanker payudara, kanker ovarium, dan osteoporosis pasca menopause juga dilaporkan lebih kecil terjadi pada ibu menyusui.

Selain itu, menyusui di 6 bulan pertama juga dapat berperan sebagai salah bentuk kontrasepsi alami.

Karena selama ibu menyusui, ovulasi (pengeluaran sel telur) akan tertekan sehingga kemungkinan hamil selama menyusui akan lebih kecil.

Nah, itulah mengapa seorang ibu harus menyusui bayinya. Jadi, tak perlu ragu untuk memberikan ASI eksklusif ya, Bunda.

Demikian Manfaat Menyusui Bagi Perlengkapan Ibu Menyusui, Garansi Uang Kembali dan Bayinya 🙂

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.