Peran Orang Tua Dalam Perkembangan Anak Sangat Penting

Peran Orang Tua Dalam Perkembangan Anak Sangat Penting

Peran orang tua sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, berkaitan pula dengan perkembangan potensi IQ, EQ, SQ. Sebagai orang tua hal perlu dipahami adalah bahwa anak berusia 0-2 tahun mereka masih belajar mengenal diri dan lingkungan melalui aktivitas motorik dan refleks yang dimilikinya.

peran orang tua

Peran Orang Tua Saat usia dibawah 1 tahun

Orang tua melatih motorik anak dengan memberikan suatu mainan tentu saja ada rasa keinginan untuk menyentuh dan meraihnya namun belum dapat dilakukannya, ia hanya mampu melakukan refleks dengan menggerak-gerakkan bagian dari tubuhnya.

Pemberian stimulasi yang diberikan juga harus sesuai dengan  usia kembang anak pada usia ini stimulasi yang diberikan mengarah pada stimulus yang bersifat fisik agar dapat mengoptimalkan perkembangan panca indera dan koordinasi motorik yang dimiliki oleh anak.

Peran Orang Tua Saat Memasuki Usia 2-3 Tahun

Sudah dimulai tahap eksplorasi dan anak sudah mulai aktif dengan rangsangan seperti visual, taktil, auditori, motorik kasar, dan motorik halus. Tahap dan stimulasi yang diberikan juga harus tepat sesuai aspek kognitif lewat aktivitas-aktivitas tertentu.

Apa itu Aspek Kognitif ??

Aspek kognitif kognitif adalah aspek yang mencakup kegiatan mental (otak).

• Tahap sensorimotor, yaitu saat anak berusia 0- 2 tahun masa awal anak mulai menggunakan peralatan untuk tujuannya dan melakukan berbagai eksperimen untuk menemukan hal baru.

• Tahap pra- operasional, yaitu saat anak usia 2- 7 tahun akan menerima rangsangan yang terbatas dengan kemampuan bahasa, masih belum mampu untuk berfikir abstrak.

• Tahap konkret operasional, yaitu saat usia 7- 11 tahun anak sudah bisa berfikir secara rasional seperti menyusun, melipat, melakukan pemisahan, penambahan dan membagi.

• Tahap formal operasional, pada tahap ini anak mulai beranjak dewasa dengan berfikir hipotetik, sudah menampung dan berfikir abstrak seperti matematika, agama dan fisika.

Aspek sosial yang bisa dilakukan dengan aktivitas seperti mampu menatap wajah orang tua selama kurang lebih 2-3 menit saat diajak berinteraksi, bisa bertepuk tangan, bisa menampilkan berbagai macam emosi, menunjukkan rasa sayang kepada orang lain.

Perkembangan Bahasa Yang Dialami Anak

• Periode prelingual, pada usia 0- 1 tahun bayi mulai mengoceh dengan orang tua atau menanggapi respon berbeda. Misalnya ketika bayi melihat orang yang dikenalnya maka ia akan tersenyum dan mengis kepada orang tidak di kenal atau takutinya.

• Periode lingual, yaitu usia 1,2- 5 tahun ditahap ini anak  akan membuat kalimat satu atau dua kata ataupun mencoba mengikuti ucapan dari orang tuanya walaupun masih sangat tidak jelas.

• Periode diferensiasi, yaitu usia 2,5- 5 tahun anak  telah memiliki kemampuan dan tata bahasa semakin baik dan benar.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.