Tag - tahap menyusui

Tahap Pemberian ASI Eksklusif Untuk Pertumbuhan Gizi Anak

Bagaimana Tahap Pemberian ASI Eksklusif ???

Saat bayi pertama kali lahir akan sangat membutuhkan sang ibu lebih tepatnya tubuh sang ibu,bayi akan membutuhkan kehangatan tubuh ibu dan akan mencium bau tubuh ibunya itulah cara pertama kali bayi mengenali ibunya.

Pada menit-menit kelahirannya juga dilakukan inisiasi menyusu dini (IMD) termasuk dalam pedoman Golden Standard of Infant Feeding oleh WHO dan Unicef sejak 2002 dengan cara menelungkupkan bayi ditubuh sang ibu dan membiarkan bayi mencari payudara ibunya untuk menyusu.

Selanjutnya ASI dapat diberikan kapanpun saat bayi ingin menyusu tanpa harus dibatasi, berikanlah ASI secara eksklusif maksudnya hanya ASI saja yang diberikan tanpa disertai makanan atau cairan meskipun hanya air putih, hingga bayi menginjak usia 6 bulan.

Bunda baru boleh memberikan bayi Bunda MPASI setelah usia 6 bulan karena ASI saja tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi bayi dan sistem metabolisme tubuh bayi sudah sempurna untuk memproses makanan yang dimakannya tapi berikan makanan tahap demi tahap ya bun.

Contohnya pada awal MPASI berikanlah makanan dalam bentuk makanan lumat pada usia 6-9 bulan,kemudian makanan lembek pada usia 9-12 bulan, setelah diatas usia 12 bulan bayi bunda boleh memakan makanan dalam bentuk padat seperti nasi putih seperti yang kita makan.

Tentunya kita tau kandungan didalam ASI sungguh sangat luar biasa selain merupakan makanan terbaik untuk bayi 0-6 bulan. Berikut beberapa kandungan dalam ASI yang sangat bermanfaat :

  1. ASI mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembangnya sejak sejak lahir hingga usia 6 bulan.
  2. Ketika tubuh ibu merangsang adanya patogen (virus/bakteri) ASI memproduksi zat antibodi yang spesifik terhadap kuman tersebut sehingga menciptakan perlindungan terhadap bayi berdasarkan apa yang terjadi pada tubuh ibunya.
  3. Tidak ada ASI yang menimbulkan alergi
  4. ASI bisa mencegah obesitas
  5. Struktur ASI paling mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi.

Baca juga Pentingnya ASI untuk Bayi, Selain ASI mempunyai manfaat seperti yang dijelaskan diatas. Bunda juga jadi tahu dan tidak akan menyia-nyiakan masa-masa saat menyusui.

Tahukah Bunda..kalau posisi menyusui yang tepat juga mempengaruhi keluarnya ASI??

Agar bayi mendapatkan ASI yang cukup maka bayi harus menghisap areola yaitu daerah sekitar puting yang berwarna kehitaman atau kecoklatan. Jika yang dihisap adalah puting bukannya ASI yang akan keluar tetapi akan menyebabkan lecet, perih dan sakit pada puting ibu.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah :

  • Buat tubuh bunda senyaman mungkin, badan tidak tegak atau tegang
  • Pilih tempat yang memiliki sandaran seperti sofa atau tempat tidur. Bunda juga dapat menggunakan bantal untuk menyusui agar agar lebih nyaman dan tangan bunda tidak pegal saat menyangga tubuh bayi.
  • Gendong bayi dengan posisi menyamping dan tempatkan tubuh bayi menghadap payudara bunda dengan menggunakan tangan bagian siku bunda dan telapak tangan menyangga pantat bayi.
  • Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kepala bayi jangan sampai kepala bayi mendongak atau terlalu miring saat menghisap areola.
  • Bunda sebaiknya menangkupkan seluruh bagian dari area puting dan areola (bagian hitam disekitar puting) masuk kedalam mulut bayi.

Pemberian ASI Eksklusif

Tanda-tanda kalau bayi telah cukup ASI

  • Pada saat menyusu bayi mengisapnya secara berkelanjutan atau terus menerus
  • Bunda mendengar suara bayi meneguk pada saat menyusu
  • Bunda merasakan sensasi yang berbeda saat ASI mengalir keluar
  • Dan setelah bayi kenyang, maka bayi bunda akan terlihat tenang, nyaman dan puas.
  • Setelah diamati selama satu minggu berat badan bayi akan semakin bertambah sekitar 20-30 g per harinya.
  • Dalam jangka waktu usia bayi 3 bulan berat badan bayi akan bertambah perbulannya sekitar 600 g- 1,3 kg
  • Feses bayi akan berwarna kuning diakhir minggu pertama
  • Dan biasanya bayi buang air kecil bisa lebih dari 6 kali perhari pada akhir minggu pertama.
Read more...